Sudah banyak yang tertata di cakrawala, Busur-busur yang melintang di rupa angkasa, Garis takdir yang melingkar di bumi belantara, Kau dan segala pilihan yang terpencar di berbagai benua. Sudah banyak yang berlangsung di jiwa, Dialog yang berlaku hingga senja, Tawa yang berlangsung berselimut luka, Kesungguhan yang terbongkar janji-janji semata, Mata sudah melihat yang nyata, Tak semua nikmat di muka, Berkhayal untuk lebih sedap layaknya surga, Tak ada lagi mulut laksana neraka. Jauh dari sempurna, Berandai lebih dari segalanya, Namun di kemudian hampa belaka, Ketika tulang meninggalkan bebannya. Jangan disesali yang telah didaki, Kau sudah memilih puncak yang kau ingini, Jangan dimaki yang telah diberi, Gusti memberi dengan sebuah misi, Kembali padamu segala kisah hari ini, Jalani, imani.