Aku Tahu Resikonya
Bila caraku berubah menjadi cermin terbelah, Aku terima. . . . Ketidakmungkinan kerdil menyapa, Luas samuderaku hilang bersama gerak halus jiwa. . . . Ku katakan "tak mengapa..." Di antara duri yang memagut harapan pada kata. . . . Semesta bisa berkata "berhenti", Namun dipilih olehku ingin untuk belari bersama nanah bernadi. . . . Sakit di jilid pertama, Ku yakini tak terulang di jilid kedua. . . . Kehancuran adalah teman yang siap mengantar rentan. Di hadapanku layar-layar kegelapan. . . . Menikam waktu demi satu tuju, Mengejar kereta yang terlalu cepat melaju . . . Bunga-bunga tetap menanam warna, Sekalipun terkadang luntur oleh air mata di kelopaknya. . . . Titik terdalam adalah tetap tersembunyi bagimu, Dan pastikan pintu menujunya bukan aku. . . . . . Aku Tahu Resikonya adalah tulisan perdana dalam project Matahari dan Senja, bercerita ...